BERJILBAB ITU ADALAH TANDA BUKTI KECINTAAN MUSLIMAH KEPADA ALLAH SWT.

BERJILBAB ITU ADALAH TANDA BUKTI KECINTAAN MUSLIMAH KEPADA ALLAH SWT.

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bismillahirraahmanirrahim. In the name of Allah the lord of lord, the world of world, and the master of everything.

 

Salam cinta penuh ukhuwah islamiyah pada seluruh saudara-saudariku dimanapun engkau berada khususnya bagi muslimah yang selalu dinantikan kehadirannya oleh Allah SWT.

Saudariku, pada kesempatan kali ini izinkanlah aku menulis sedikit tentang proses berjilbabku, aku menulis ini semata-mata karna Allah ta’ala yang insya Allah bisa menginspirasi wanita-wanita muslimah.

 

Berjilbab bukanlah suatu hal yang mudah untuk diaplikasikan, banyak sekali godaan-godaan yang merasuki aliran darah ditubuh ini. Aku mulai memutuskan berjilbab sewaktu lulus SMA, memang sebelumnya aku juga berjilbab tetapi masih bongkar pasang. Sebelum aku memutuskan untuk berjilbab, aku sangat mencintai rambutku yang panjang, lurus, hitam dan aku sangat bangga memperlihatkannya kepada teman-temanku, tetapi lambat laun aku menyadari bahwa ketaatan seorang muslimah adalah bagaimana ia menjaga mahkotanya tersebut diantara jutaan pria yang bukan muhrimnya. Awalnya aku berjilbab karena rasa malu kepada ibuku, betapa malu nya diri ini karena ibuku sendiri adalah seorang yang berjilbab sedangkan anaknya belum berjilbab. Akhirnya aku memutuskan untuk memakai jilbab selamanya, awalnya memang sangat sulit beradaptasi dan bersahabat dengan jilbab itu. Rasa gerah, panas, dan hampir ingin melepasnya pun merasuki diri ini, tetapi aku bertekad bulat untuk menjaga jilbabku ini karena Allah SWT. Aku yakin bahwa Allah akan menolong orang-orang yang sedang berproses belajar menuju jalan yang lebih baik, jalan yang Allah idam-idamkan untuk muslimah-muslimahNya.

Awalnya cara berjilbab akupun masih mengikuti mode, aku gulung sana gulung sini, jepit sana jepit sini dan jadilah jilbab modern yang aku inginkan sampai sampai aku mendownload belasan hijab tutorial untuk menjadi referensiku untuk berjilab. Sampai suatu ketika aku sangat mengidolakan sosok wanita yang jika dipandang meneduhkan hati, memancarkan aura muslimah yang penuh kelembutan dan penuh ketakwaan kepada Allah SWT. Oki Setiana Dewi, yah dialah wanita kedua setelah ibuku yang menjadi sosok inspirasi berjilbabku saat ini. Awalnya aku tidak tahu sama sekali bagaimana cara memanjangkan jilbabku karena semua jilbabku tipis-tipis, akhirnya aku mulai mencari-cari informasi bagaimana cara memanjangkan jilbab dan menebalkannya. Yah akhirnya aku menemukan caranya yaitu jilbab dirangkap dua sehingga auranya tidak terlihat, memang terlihat rumit tetapi lambat laun aku sangat comfort dengan jilbabku saat ini dan juga aku mulai menata pakaianku yang masih belum syar’i. aku mulai beradaptasi dengan memakai rok, gamis, dan tentunya kaos kaki untuk menutupi auratku.

Sahabat, ternyata ujianku masih belum berakhir. Masih banyak gangguan-gangguan dari luar yang sepertinya menguji keimananku. “Itu pakai jilbab atau mukena panjang bangeet deh, hehehehe” begitulah kiranya salah seorang wanita berbincang dengan temannya. Astaghfirullah sabar, ini ujian untukku. As long as whatever people say, I don’t care about it yang terpenting adalah aku mencintai diriku yang sekarang, aku sangat nyaman dengan cara berpakaianku saat ini, tidak ada yang bisa mengubah penampilanku karena aku cinta Allah SWT, karena aku ingin dekat dengan Allah, karena aku ingin bertemu dengan Allah dan memantaskan diriku untuk bertemu denganNya.

Sahabat marilah kita kumandangkan jilbab syar’I diseluruh dunia, niatkan hati karena Allah, untuk Allah dan kepada Allah. Sahabat, aku mencintaimu seperti Allah mencintai umatNya, aku ingin hari-hari kita dihiasi ketaatan kita pada Allah, bantulah aku ketika aku khilaf dalam perbuatan maupun perkataan, bantulah aku mengumandangkan jilbab syar’I kepada seluruh wanita muslimah didunia ini, bantulah dan bimbinglah aku memperbaiki akhlak dan pribadiku.

“Berjilbab adalah menundukkan rasa malu kita dihadapan Allah, semuanya membutuhkan proses yang sangat panjang tetapi hanya satu yang membuat kita bertahan yaitu karena Allah, untuk Allah dan kepada Allah”

“Ya Allah yang Maha lembut, izinkanlah serta bimbinglah kami dengan cinta kasihMu untuk menuju ketaqwaan kami kepadaMu, Ya Allah berikanlah rasa malu terhadap diri kami, tegurlah kami ketika kekhilafan menyerang kami, ridhoi kami menuju jalan lurusMu, serta istiqomahkanlah segala perbuatan yang memperbaiki akhlak dan kepribadian kami, sungguh yang kami lakukan semata-mata hanyalah untuk mendapatkan ridhoMu.” Aamiin Ya Robbal’alamiin.

 

Begitulah kiranya sahabat cerita singkat proses berjilbabku, marilah kita rangkul wanita-wanita muslimah yang lain menuju jalan Allah, luruskan niat, dekati hatinya, rangkullah dirinya, semangati dirinya, dan doakanlah ia agar selalu mengistiqomahkan niatnya tersebut.

Salam ukhuwah islamiyah, aku cinta kalian karena Allah SWT.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s